Honda CBR250RR Siap Jadi “Truf” Honda

Seperti diambil KompasOtomotif, (14/2/2016), saat peluncuran All New CBR150R di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor, Kenji Kawai, Large Project Leader Honda R&D Ltd, menerangkan mengenai generasi baru CBR250RR. Dikatakannya, hingga sekarang ini sepeda motor masih tetap dalam pengembangan kelanjutan. Ada permasalahan pada tehnologi produksi serta kandungan lokal, atau masalah transfer tehnologi dari Jepang ke Indonesia. Harga Motor Honda CBR250RR

Telah di pastikan, kalau PT Astra Honda Motor bakal menghasilkan sepeda motor ini di Karawang, Jawa Barat. Indonesia ditunjuk sebagai basis produksi, termasuk juga ekspor ke negara lain. PT Astra Honda Motor (AHM) memanglah tengah mempersiapkan Sepeda Motor Sport 250cc dengan mesin 2-silinder atau dikatakan sebagai generasi baru CBR250RR. Info paling baru, versus produksi massal motor super sport berbobot enteng (light weight super sport concept) itu telah mengedar di internet. Spesifikasi Honda CBR250RR

Seperti diambil laman indianautosblog, Jumat (3/6/2016) bentuk CBR250RR ini tak jauh tidak sama dengan versus rencana yang pertama kalinya dikenalkan di arena Tokyo Motor Show 2015. Berdasar pada gambar, sosoknya demikian sporty, tampak dari lekukan garis tajam yang menguasai dari depan sampai buritan. Jantung picu, diberitakan bakal dibelaki mesin berkapasitas 250cc, 2-silinder dengan tenaga 37 tk serta dilengkapi liquid-cooled, dan transmisi manual enam percepatan. Menariknya, disematkan juga tehnologi Ride-by-Wire, Cruise Control, serta sebagian model ingindalian.

Lampu sisi depan telah memakai LED, suspense up side down, setang jenis clip-on, suspensi belakang mocoshock, depan rem cakram serta telah dilengkapi ­anti-lock braking sistem (ABS). Speedometer juga telah mengambil full digital. Terlebih dulu, KompasOtomotif pernah memberitakan kalau generasi baru CBR250RR bakal di produksi massal di Indonesia, tepatnya di pabrik PT Astra Honda Motor di Karawang, Jawa Barat. Indonesia ditunjuk sebagai basis produksi, termasuk juga pusat ekspor ke negara lain didunia.

Daihatsu Charmant, “Mbah”-Nya Xenia-Avanza

Jauh sebelum lahir Xenia-Avanza, Terios-Rush, dan Ayla-Agya, produk pertama hasil kolaborasi Daihatsu dan Toyota di Indonesia adalah sedan kompak yang kini jadi model klasik, Charmant-Corolla. Kedua sedan itu diproduksi di dalam negeri, tapi dipasarkan terpisah bukan atas kerja sama Daihatsu Indonesia dan Toyota Indonesia.

Kata Charmant berasal dari Prancis yang artinya charming atau menawan dalam bahasa Indonesia. Sejarah Charmant dimulai dari Jepang, awal produksinya pada 1974 hingga 1987. Mobil yang dirancang berbasis Toyota Corolla ini dijual di Indonesia pada era pertengahan 1980-an.

Generasi kedua Charmant lahir di Frankfurt Motor Show 1981, konfigurasi sistem geraknya masih sama, mesin di depan dan penggerak roda belakang. Di Jepang mesin paling besar 1.5L bertenaga 83 PS, sedangkan untuk ekspor 2T 1.6L dengan 76 – 83 PS tergantung permintaan pasar.

Sejak 1984 overhead cam mesin 2T 1.6L diganti menggunakan seri 4A plus kepala piston berbahan alumunium. Mesin produksi Toyota jenis itulah yang ditawarkan di Indonesia.

Tidak banyak literatur online tentang Charmant, namun dari berbagai situs yang pernah membahas, mobil ini dikatakan layak dibeli di jamannya sebab punya fitur lebih lengkap dibanding para pesaing. Charmant dilengkapi power steering, central lock, dan power window. Padahal, Corolla yang lebih favorit masih mengandalkan manual.

Di Indonesia, Charmant memang jarang disebut. Kondisinya saat ini langka di pasar mobil bekas, kalaupun masih ada kemungkinan dipegang kolektor atau penggila. Harga Mobkas Charmant buram, hanya jadi perbincangan antara penjual dan pembeli.

Amelia Tjandra Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor mengatakan menjual model sejenis dengan merek Daihatsu dan Toyota sudah dimulai sejak era 1950-an di Jepang. Sedangkan di Indonesia, cikal bakalnya dimulai dari Charmant.

Setelah Charmant, ADM bekerja sama dengan Toyota Astra Motor menghasilkan Xenia-Avanza pada 2004, Terios-Rush pada 2007, dan Ayla-Agya pada 2013. Semua mobil itu diproduksi ADM. Selain yang sudah disebut sebenarnya masih ada produk kolaborasi lainnya yaitu van Toyota Town Ace dan pikap Toyota Lite Ace yang berbasis Daihatsu Gran Max. Town Ace dan Lite Ace tidak dijual di dalam negeri, hanya ditujukan untuk ekspor.

Suzuki Mengaku Santai soal Mobil Murah Calya-Sigra

Kehadiran si kembar Toyota Calya serta Daihatsu Sigra pada segmen Low Biaya Green Car (LCGC) dengan kata lain mobil murah, cobalah disikapi dengan lega dada oleh Datsun. Maklum dalam dua th. paling akhir, Datsun jadi hanya satu merk yang nikmati segmen ini, melalui Go+ Panca. Saat ini dengan hadirnya dua jenis baru dari sang penguasa pasar, pasti cepat atau lambat konstalasi penjualan bakal beralih. Harga Daihatsu Sigra

“Toyota serta Daihatsu senantiasa merangsang pasar. Setiap saat mereka datang, segmen itu jadi tumbuh. Untuk masalah ini, kami meyakini akan seperti itu nanti, ” tutur Antonio Zara, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia (NMI) waktu didapati dalam acara Nissan GT Academy di Mall Kelapa Gading, Selasa (19/7/2016). Zara meneruskan, di segmen ini Datsun-lah yang membuat market 7-penumpang di LCGC, serta pihaknya selalu melindungi pasar itu. Lantas dengan hadirnya Calya serta Sigra, mungkin saja bikin pasar itu berkembang, bahkan juga bakal begitu besar. Spesifikasi Mobil Daihatsu Sigra

“Saat itu kami mengharapkan bila segmen ini bakal tumbuh cepat, tetapi sesudah kami saksikan sendiri, nyatanya tidak cocok perkiraan. Dengan datangnya Calya serta Sigra, mudah-mudahan apa yang kami berharap, dapat terwujud, serta itu bakal untungkan merk lain juga, ” kata Zara. Zara meneruskan, bila Datsun akan tidak berhenti dengan Go serta Go+. Pihaknya telah mempunyai kuncian product yang bakal di luncurkan, serta masuk di segmen yang sama.

“Secepatnya kami bakal memberi pengumuman berkaitan dengan peluncuran product baru yang telah kami janjikan itu (peluang Go-Cross). Datsun memanglah merencanakan bakal mengenalkan tiga jenis, serta tersebut product ketiga kami, ” ucap Zara. Zara menampik bila disebutkan jenis baru yang bakal meluncur ada untuk melawan Toyota-Daihatsu. “Bukan kami yang melawan mereka, namun mereka yang melawan kami, ” kata Zara.

 

Saran Daihatsu Buat Merek “Newbie”

Sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dengan potensi menggiurkan, maka tidak heran bila banyak merek mau mencicipi pasar otomotif di Tanah Air. Meski begitu, Indonesia bukan gampangan sebab terbukti berbagai merek telah kena “seleksi alam” dan akhirnya mengangkat bendera putih.

Dalam beberapa tahun ke belakang Indonesia sudah kehilangan banyak merek, sebut saja seperti Volvo, Subaru, atau yang terbaru Ford. Selain itu sebenarnya banyak merek yang tidak lagi mampu berkompetisi atau sekarang hanya bisa bertahan hidup menggunakan sisa kemampuan yang ada, ibarat “mati enggan hidup tak mau”.

Kendati demikian, Indonesia masih terus menggoda. Banyak merek menyerag, tapi ada juga yang tergiur  masuk. Dua di antaranya yang sudah menanamkan investasi yaitu merek asal China, Wuling dan Sokon.

Kedua merek itu berencana memproduksi mobil di dalam negeri. Sama seperti merek China lain yang sudah hadir lebih dulu, misalnya Cherry, Foton, Great Wall, dan Geely, pandangan Wuling dan Sokon besar atas potensi Indonesia.

Perlu diakui merek China akan kesulitan sebab di Indonesia merek Jepang mendominasi.  Pada 2015, porsi penjualan mobil asal Negeri Sakura sebesar 97,5 persen (988.715 unit) atas penjualan nasional 1.013.291 unit. Sangat timpang dengan prestasi gabungan merek China pada 2015, yakni hanya menjual 322 unit.

Maka itu wajar bila salah satu perwakilan Jepang, Astra Daihatsu Motor (ADM) memberikan saran buat para pendatang baru. Amelia Tjandra Direktur Pemasaran ADM mengatakan, kebiasaan orang Indonesia menggunakan mobil unik.

“Kalau mau masuk bisnis otomotif Indonesia itu ibaratnya lari maraton. Bukan sprint yang 100 meter. Orang di Indonesia pakai mobil beda. Kalau di Singapura orang pakai mobil selama lima tahun setelah itu harus scrap (dihancurkan), kalau Indonesia bisa sampai 20 tahun. Artinya apa, Indonesia itu tipikal pemakai lama yang membutuhkan purna jual,” kata Amel di Jakarta, Selasa (16/2/2016).

Purna jual penting sebab layanan mobil tentu bukan hanya total penjualan, tapi menjamu konsumen tetap setia menggunakan produk. Proses itu tidak mudah, tapi dari situ bisa muncul kepercayaan masyarakat pada merek.

Waktu merek China masuk di pasar sepeda motor dengan harga murah, kata Amel, banyak orang mengira pemimpin pasar akan habis. Tapi kenyataannya layanan purna jual bermasalah membuat konsumen jadi kapok.

“Sekarang bisa ga siapkan purna jual di seluruh Indonesia? Orang mau beli ga? Jangankan China, merek Amerika saja menyerah. Kalau masuk ya masuk aja. Silahkan saja masuk, ayo kita kompetisi,” ujar Amel.

Calya dan Agya Satu “Platform”

Satu hal yang buat Calya “bahaya”, yakni harga nya kelas “mobil murah” atau sekurang-kurangnya dibawah Avanza. Toyota Astra Motor memanglah belum melaunching harga resmi, tetapi pesan berantai yang mengedar dari kelompok wiraniaga membuka banderol Calya sekitaran Rp 129 juta – 149 juta. Tawaran itu jadi makin mengundang selera, lantaran Agya saat ini di jual Rp 114, 5 juta – Rp 137, 1 juta. “Kami telah menyiapkan itu, ada peluang customer bakal geser kelak ke Calya. (Porsinya) kami belum tahu, saat ini kan test the water dahulu lantaran belum keluar, ” kata satu diantara pejabat dari perusahaan diler Toyota yang menampik disibak namanya, Jumat (15/7/2016). Harga Toyota Calya

Menurut sumber lagi, perpindahan calon customer seperti itu telah diperkirakan, cuma saja belum di ketahui seberapa besarnya hingga mengganggu Agya. “Kami banyak analisis, kami lihat memanglah ada keinginan spesial 7-penumpang, walau demikian Agya juga tetaplah ada. Tak kebanyakan orang pilih Calya, lantaran saat ini anak-anak muda itu katakan ‘saya engga perlu yang panjang-panjang, ” tuturnya. Memonitor ketidaksamaan jumlah jenis 7-penumpang serta 5-penumpang di LCGC dapat diliat dari Datsun. Merk dibawah Nissan Motor Indonesia ini yaitu pelopor LCGC MPV 7-penumpang dengan Datsun GO+, lalu kemudian meluncurkan hacthback GO. Spesifikasi Mobil Toyota Calya

Sepanjang Januari – Mei 2016, penjualan GO+ terekam 10. 000 unit sedang saudara satu platform-nya, hatchback GO, hanya setengahnya, 5. 000 unit. Itu tandanya dari tiap-tiap dua unit GO+ laris, hanya satu unit GO yang dibeli customer. Apa hal semacam itu dapat peristiwa dengan Calya serta Agya? Jawabannya menarik untuk dinanti. Perkara jenis 7-penumpang “makan” saudaranya sendiri sempat juga disibak Honda Prospect Motor (HPM) sebagai pihak –selain Suzuki- yang masihlah bertahan dengan satu jenis hatchback Brio di LCGC.

“Ngapain mengeluarkan 7-penumpang bila yang 5-penumpang dikonsumsi. Terlebih bila dia yang makan sendiri, dia rugi sendiri, ” kata Direktur Pemasaran serta Service Purna Jual HPM Jonfis Fandy, di Bogor, Kamis (2/6/2016). Kehadiran si kembar Toyota Calya serta Daihatsu Sigra pada segmen Low Biaya Green Car (LCGC) dengan kata lain mobil murah, cobalah disikapi dengan lega dada oleh Datsun. Maklum dalam dua th. paling akhir, Datsun jadi hanya satu merk yang nikmati segmen ini, melalui Go+ Panca.

Honda Supra GTR 150 Jelajah Kalimantan dan Sulawesi

Mengusung misi perduli lingkunga, AHM berbarengan jaringan diler intinya, juga turut dan memberikan perhatiannya untuk kelestarian alam serta lingkungan negeri ini. Satu diantaranya dengan mengkonversi tiap-tiap satu km., jalur turing dengan duit Rp 1. 000. Nilai duit yang terkumpul tujuannya bakal dipakai untuk menanam kembali pohon-pohon yang ditebang. Dengan program ini, AHM serta jaringan main dealer Honda bakal memperoleh dana sekitaran Rp 120 juta dapat dipakai untuk pembangunan infrastruktur serta kelestarian alam di selama rute touring yang dilalui. Harga Honda Supra 150

Segmen sepeda motor bebek sport Tanah Air, barusan kehadiran anggota keluarga, Honda Supra GTR 150. Walau jenisnya anyar, namun nama “Supra” sendiri telah menempel dipikiran orang-orang Indonesia mulai sejak lama. Mempunyai tampang serta performa yang jauh tidak sama dari Supra “Jadul”, mengundang rasa penasaran untuk cobanya. Berselang nyaris sebulan mulai sejak peluncuran, KompasOtomotif pada akhirnya memiliki kesempatan menjajal kompetitor Yamaha MX King ini, untuk dikendarai di jalan Ibu Kota. Spesifikasi Motor Honda Supra 150

Sesudah menggeser Honda Supra GTR 150 dari posisi parkir ke siap jalan, KompasOtomotif lalu mulai menaikinya. Kesan pertama yang segera merasa, yaitu jok yang sedikit keras, tetapi posisi duduk nyaman ala sepeda motor “bebek” dapat diperoleh. Tinggi badan ingindara 171 cm, bikin kaki menapak prima pada aspal dalam keadaan duduk. Sesudah menyesuaikan sebagian waktu, untuk memperoleh posisi paling baik, mesin lantas dihidupkan, serta Supra GTR siap di ajak menjelajah jalan umum.

Dari pengalaman KompasOtomotif, bebek paling baru Honda ini mendatangkan posisi berkendara yang siap untuk jarak jauh. Badan merasa nyaris tegak, dengan posisi pijakan kaki yang ideal, bikin pengemudi tak cepat capek. Waktu di ajak bermanuver serta meliuk-liuk dalam kemacetan, Supra GTR 150 memanglah sedikit lebih kaku bila di banding dengan Honda Sonic, namun masihlah merasa mumpuni serta nyaman, dan masihlah gampang dikendalikan. Dari segi performa, Supra GTR 150 dibekali dengan mesin yang galak pada tarikan bawah, serta tak loyo waktu putaran mesin atas. Di tiap-tiap perpindahan transmisi, KompasOtomotif rasakan akselerasi responsif, terlebih dari posisi transmisi satu hingga ketiga.

Mitsubishi: Ratusan Pekerja Bukan PHK, Tapi Pensiun Dini

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melaporkan dua pabrik Mitsubishi di Indonesia telah mengambil opsi pemutusan hubungan kerja (PHK) 300 pekerja karena rasionalisasi atas tekanan menurunnya operasional.

Tetapi, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) membantah telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di PT Krama Yudha Ratu Motor (KRM).

Berdasarkan keterangan resmi KTB, Selasa (16/2/2016) malam, KRM hanya melakukan Early Retirement Program (ERP) atau program pensiun dini (pendi) yang ditawarkan kepada para karyawan dan program ini bersifat sukarela dan tanpa ada paksaan sedikit pun dari pihak perusahaan.

Melalui program ini para karyawan mendapat benefit yang baik dan berbeda dengan yang diberitakan sebelumnya. PT KRM mempekerjakan sekitar 1.800 orang karyawan. Dari jumlah ini, karyawan yang telah mengambil program ERP ini berjumlah sekitar 183 orang, sehingga saat ini total karyawan yang masih atau tetap bekerja di PT KRM adalah sekitar 1.600 orang.

Program ini, menurut KTB dilatarbelakangi oleh penurunan permintaan kendaraan secara nasional. PT Krama Yudha Ratu Motor itu sendiri merupakan bagian dari Krama Yudha Mitsubishi group, dengan bidang usaha sebagai pabrik perakitan kendaraan Mitsubishi di Indonesia, untuk kendaraan niaga (Colt Diesel dan Fuso), kendaraan niaga ringan (Colt L300, Colt T120ss), dan kendaraan penumpang (Outlander Sport).

Mitsubishi mengklaim, informasi tersebut tidak mempengaruhi penjualan dan purna jual yang prima dari Mitsubishi di Indonesia

Daftar Harga Mobil KIA Terbaru Juli 2016

Sebagai satu Big Sedan, tampang KIA Optima Option demikian atraktif. Memang untuk yang inginkan terlihat kalem, style yang diusung Optima akan sulit diterima. Tidaklah apa-apa. Desainnya betul-betul begitu modern dan dinamis. Harga Mobil KIA Optima

Kia Optima 2014 Indonesia

Saksikan saja tarikan garis lampu depan dengan gril yang tampak pas. Aplikasi krom membuatnya terlihat lebih menawan. Style selaras senantiasa berlanjut ke bumper dengan sentuhan DRL dan foglamp. Sedikit lekukan tak tidak tebal, tetapi guratan yang disajikan berikanlah kesan menantang. Spesifikasi Mobil KIA Optima

Aroma stylish juga terdeteksi pada design peleknya yang memikat. Sedikit lekukan di samping, namun hadirnya atap panoramik akan mengambil perhatian. Ke belakang, buritan padat tampak lebih seksi dengan design lampu LED tipis dan bumper sporty.

Masuk dalam, kesan mo­dern disematkan lewat cara apik tidak ada melupakan unsur kemewahan. Kualitas buatan cukup baik, de­ngan design dasbor lebih konsentrasi pada pengemudi. Sayang, latar merah pada panel instrumen membuatnya terlihat kurang berwibawa.

Pengatur elektrik buat posisi duduk sopir mudah didapat. Setir terasa mudah de­ngan genggaman agak licin. Walaupun demikian, jalinan tetaplah dapat jalan dengan baik. Ada pilihan jenis berkendara Eco, Normal, dan Sport. Ketiga jenis itu berikan pilihan tanda-tanda mesin dan transmisi yang berbeda.

Duduk di belakang Anda akan terpuaskan oleh kabin Optima yang demikian lega. Hadirnya kisi AC buat penumpang makin kerasan. Menginginkan lebih enjoy? Silakan buka panoramic roof. Walaupun kami meyakini, fitur ini akan demikian tak kerap dipakai.

Mesin berkode Theta II 2. 359 cc 4-silider dapat menghasilkan tenaga 178 dk di 6. 000 rpm dan torsi 231 Nm di 4. 000 rpm. Penerus daya dipakai transmisi otomatis 6-speed konvensional.

Mesin Optima memiliki karak­ter torsi kuat di putaran bawah. Tak heran apabila ia mudah melesat waktu stop and go. Bahkan, apabila belum miliki kebiasaan cenderung meng­entak. Ia juga terasa menghibur saat overtaking di kecepatan 60-80 km/jam. Kelincahannya buat Anda lupa ia satu sedan besar.

Tetapi aplikasi transmisi konvensional buat ia kurang sigap saat pedal gas diinjak penuh. Putaran mesin turun cukup jauh saat naik gigi di 6. 000 rpm. Oleh karena itu, profil akselerasinya tidaklah sangat spesial, hanya 10, 77 detik untuk 0-100 km/jam.

Segi positif mesin Optima yakni ia cukup andal saat berjibaku didalam kemacetan jalan. Terutama dengan fitur Active ECO System pada jenis berkendara buat style berkendara hemat kami dapat dieksekusi dengan baik.

Ia mencatat konsumsi BBM dalam kota sehemat 10, 00 km/l. Hanya kalah 0, 8 km/l dari Mazda6 yang memiliki fitur ECO makin banyak. Optima juga mumpuni di jalan tol. Dengan putaran mesin serendah 2. 000 rpm di 100 km/jam, ia mencatat konsumsi BBM tol 16, 66 km/l.

Berdasar mengerti stylish dan dinamis, buat bantingan suspensi Optima terasa cukup keras untuk satu sedan besar. Walaupun demikian, itu buat ingindaliannya terasa semakin asyik. Untuk Anda yang sukai menyetir sendiri di waktu enjoy, Optima demikian layak dicoba.

Fitur Optima juga cukup banyak. Seperti smart key yang dilengkapi immobilizer dan engine start/stop. Kamera parkir unik di spion tengah rekani audio dengan CD Changer isi 6 keping, cruise control, dan Bluetooth untuk telephone. Untuk keselamatan, ada kontrol traksi, Hill Start Assist Control, dan 6-airbags rekani rem ABS+EBD+BA. Dibungkus dalam harga Rp 499 juta, paket yang di menawarkan Optima menurut kami cukup optimal.

Presiden FIA Minta IMI Ikut Kampanyekan “Road Safety” di Indonesia

Presiden FIA  (Federation Internationale De L’Automobile) Jean Todt belum lama ini berkunjung ke Indonesia. Dalam kunjungannya itu bertemu dengan Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia ( PP IMI) untuk membicarakan program road safety.

Todt mengatakan, Indonesia merupakan negara yang masih memiliki angka kecelakaan tinggi di dunia. Oleh karena itu, ia mengarahkan IMI untuk menjalankan program road safety di Indonesia.

Caranya dengan mengedukasi pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dan harus mampu menghargai diri sendiri dan orang lain.

Menanggapi saran Presiden FIA, Ketua Umum IMI, Sadikin Aksa, mengungkapkan, IMI sudah memiliki program kampanye road safetyyang sudah berjalan dalam dua tahun terakhir. Program yang dimaksud adalah Road Safety Goes to School dan sudah berjalan di 16 provinsi di Indonesia.

Tetapi, lanjut Sadikin, Todt menilai itu masih kurang dan diminta segera merata di seluruh Indonesia.

“Arahan dari Todt, IMI memiliki tanggung jawab yang cukup besar mengenai kampanye ini, karena IMI mempunyai banyak anggota yang menggunakan kendaraan dan berada di jalan raya setiap harinya. Dalam waktu empat tahun kedepan, kampanye ini sudah dapat berjalan baik,” ujar Sadikin dalam keterangan resminya, Rabu (17/2/2016).

Sadikin berharap, dalam menjalankan kampanye tersebut ada pihak yang mendukungnya. Sehingga, angka kecelakaan di Indonesia bisa berkurang signifikan.

“Mobil Murah” Ketiga Datsun Terus Diuji di Jalanan Umum

Datsun tengah menyiapkan model ketiga untuk pasar otomotif India. Mobil yang akan diberinama Redi-Go ini sedang dalam tahap pengujian, bahkan kembali tertangkap kamera saat melintas di Chennai, India.

Mirip seperti mobil prototipe lainnya, Datsun Redi-Go yang tengah diuji di jalanan umum itu diselimuti stiker berwarna hitam dan putih di seluruh bodi. Demikian dilansir laman Indianautosblog, Rabu (17/2/2016).

Nampaknya, versi konsep dengan produksi tidak memiliki ubahan signifikan. Grill, bentuk lampu depan hingga bemper tetap sama seperti konsep yang telah dipamerkan di India dan juga Indonesia belum lama ini.

Agung KurniawanCalon model terbaru Datsun untuk pasar global.

Spesifikasi mesin belum bisa dipastikan. Spekulasi lain menyebutkan bahwa Redi-Go ini tidak jadi dibekali mesin 0,8-liter dan 1.0-liter, tiga silinder, melainkan 1.2-liter seperti di model Go dan Go+.

Redi-GO meluncur di India dalam wujud konsep saat Delhi Auto Expo digelar pada Januari 2014. Dimensi versi produkinya lebih kecil serta lebih murah untuk mengisi posisi di bawah Go dan Go+.